Sekarang di setiap malam,
Di bawah sinar rembulan,
aku mencoba untuk membandingkan,
pada setiap lapisan bintang
Di bawah sinar rembulan,
aku mencoba untuk membandingkan,
pada setiap lapisan bintang
setelah bintang-bintang
begitu dekat meskipun jauh.
Sama seperti kau denganku
Sebuah detak jantungku tak terlihat,
seberapa kusam dan seberapa cerah.
aku hanyalah berteman dengan malam,
di dekat lingkaran purnama :
Aku hanyalah sekedar percikan terang.
Aku hanyalah sekedar percikan terang.
Ini mengingatkanku padamu,
yang terlalu jauh jarak membentang,
seperti berjauhan-nya rasi bintang dan purnama.
tapi kau : satu-satunya tujuan-ku.
Hatiku menggila dan semakin gila,
Ketika usaha-ku berakhir kecewa,
Lalu aku berharap kepadamu,
Dan ingin harapku menjadi kenyataan,
tiada jarak yang membentang
kita akan selamanya bersama
Dalam keremangan tak tertahankan,
Seperti malaikat di rembulan malam ini.
tapi kau : satu-satunya tujuan-ku.
Hatiku menggila dan semakin gila,
Ketika usaha-ku berakhir kecewa,
Lalu aku berharap kepadamu,
Dan ingin harapku menjadi kenyataan,
tiada jarak yang membentang
kita akan selamanya bersama
Dalam keremangan tak tertahankan,
Seperti malaikat di rembulan malam ini.

Malaikat di Rembulan malam







0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.