::..selamat datang di blog kecil ini, semoga setiap tulisan yang tersedia disini, bisa memberikan manfaat yang positif untuk kalian.. terimakasih atas kunjungannya..::


8.19.2011

Hanya Engkau Yaa Allah

Share
Elang Tresnani
 
 
Ya Allah..
hanya Engkau yang dapat mendengar keluh-kesahku
saat aku menangis,
Kau memberikan keceriaan pada hatiku,
aku adalah hamba sahaya yang hina,
dan Engkau adalah Yang Maha Perkasa.

Saat aku didera bermacam permasalahan hidup,
kemana aku hendak berlari,
dan mengadukan segala permasalahanku?
Ya..!!
hanya kepada-Mu Ya Allah..
hanya kepada-Mu aku bisa mengeluh,
dan aku merasa tak terbebani disetiap keluhanku.

Kau membimbingku ke jalan-Mu,
aku yang tadinya buta dan tak bisa melihat apa-apa,
tapi sekarang aku tahu,
Engkau adalah Maha benar dari segala kebenaran,
dan Laa Ilaaha Illaa - Allaah adalah kunci segala kebenaran,
dan aku sedikit demi sedikit
bisa menapaki jalan menuju Istana-Mu.

Yaa Rabbanaa Yaa Kariem,
hanya kepada-Mu aku menghambakan diri,
dan hanya kepada-Mu jua
aku meminta dan mengharap pertolongan.
 

Malaikat di Rembulan malam

Share
Sekarang di setiap malam,
Di bawah sinar rembulan,
aku mencoba untuk membandingkan,
pada setiap lapisan bintang
setelah bintang-bintang
begitu dekat meskipun jauh.

Sama seperti kau denganku
Sebuah detak jantungku tak terlihat,
seberapa kusam dan seberapa cerah.
aku hanyalah berteman dengan malam,
di dekat lingkaran purnama :
Aku hanyalah sekedar percikan terang.
 
Ini mengingatkanku padamu,
yang terlalu jauh jarak membentang,
seperti berjauhan-nya rasi bintang dan purnama.
tapi kau : satu-satunya tujuan-ku.

Hatiku menggila dan semakin gila,
Ketika usaha-ku berakhir kecewa,
Lalu aku berharap kepadamu,
Dan ingin harapku menjadi kenyataan,
tiada jarak yang membentang
kita akan selamanya bersama
Dalam keremangan tak tertahankan,
Seperti malaikat di rembulan malam ini.

8.17.2011

Memikirkanmu..............

Share
Elang Tresnani


memikirkanmu,
membuat jantungku bergetar
Api mengamuk membara

membakar jauh dalam palung jiwaku
Aku seakan merasakan hangat tubuhmu

memeluk, melekat di tubuhku
caramu memelukku

begitu lembut, sarat akan sentuhan cinta.

aku seakan merasakan ciumanmu
melekat di bibirku..
Sendirian, aku menyimpan angan
yang haus akan ciuman-mu nanti malam.
pikirku terus melayang
menerawang jauh menembus dimensi khayal
mengingat lembut suaramu
berkata : "aku mencintaimu, sayang"

aku tak ingin

waktu yang dihabiskan denganmu
berlalu dengan cepat.
karena mencintaimu

telah meninggalkan api yang menyala
Api yang hanya cintamu

yang dapat memadamkannya, dan
Aku menunggu untuk kau hadir kembali

dengan tangan terbuka.

"walau hanya dalam mimpi"

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites