oleh : Mas Elang Tresnani
siluet tarian memori dalam hatiku
menarikan bayanganmu.
ada gema keheningan yang menakutkan
dari kesepian,
ditulikan oleh kekosongan yang ditakuti,
di sudut kasihmu aku berpijak.
kenangan-kenangan masa kecil,
terekam dalam benakku
kelembutan sentuhanmu
berpadu dengan kata-kata kasih sayang,
selalu mengajarkan aku
tentang sebuah ketulusan mencinta.
tetapi kini semua itu tak lagi ku rasakan.
meskipun aku melihatmu setiap waktu,
tapi aku tak lagi mendapatkan sesuatu
sebagaimana yang kudapatkan di masa lalu.
jiwaku sakit,
batinku menjerit,
saat aku mendapati kenyataan
menyaksikanmu terbujur kaku
diambang kematian....
menarikan bayanganmu.
ada gema keheningan yang menakutkan
dari kesepian,
ditulikan oleh kekosongan yang ditakuti,
di sudut kasihmu aku berpijak.
kenangan-kenangan masa kecil,
terekam dalam benakku
kelembutan sentuhanmu
berpadu dengan kata-kata kasih sayang,
selalu mengajarkan aku
tentang sebuah ketulusan mencinta.
tetapi kini semua itu tak lagi ku rasakan.
meskipun aku melihatmu setiap waktu,
tapi aku tak lagi mendapatkan sesuatu
sebagaimana yang kudapatkan di masa lalu.
jiwaku sakit,
batinku menjerit,
saat aku mendapati kenyataan
menyaksikanmu terbujur kaku
diambang kematian....
coretan ini di dedikasikan untuk Sang Bunda
yang terbujur lemah tak berdaya akibat sakit yang beliau derita.
Aku Merindukan-mu... (ibu)


0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.